APLIKASI AKUPRESURE DAN PEMBERIAN AROMATERAPI PADA WANITA MENOPAUSE SINDROM DENGAN INSOMNIA

Main Article Content

Listina Ade Widya Ningtyas
Ni Made Widhi Gunapria Darmapatni

Abstract

Insomnia dapat meningkat seiring bertambahnya usia dan adanya masalah reproduksi pada wanita. Masa transisi menopause pada wanita mengalami gangguan Insomnia yang kemudian dianggap sebagai gangguan hiperarousal, dimana beberapa domain psikofisiologis termasuk Autonomic Nervous System (ANS) yang terlalu aktif, berpotensi berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit kardiovaskular (CV). Insomnia yang berkaitan dengan transisi menopause dipengaruhi oleh sistem hormonal terkait yaitu adanya perubahan peningkatan Follicle-Stimulating Hormone (FSH) dan penurunan estradiol yang menunjukkan adanya proses penuaan pada sistem reproduksi. Penatalaksanaan berupa aromaterapi dan akupresure dapat melepaskan neurotransmiter dan hormon yang menjadi penyebab meningkatnya berbagai komplikasi menopause pada wanita. Tujuan pemberian akupresure dan aromaterapi dapat meningkatkan produktivitas dan memperbaiki kualitas tidur. Pelaksanaan kegiatan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2023 di wilayah UPTD Puskesmas I Denpasar Barat. Hasil analisis Uji Wilcoxon skore PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) sebelum sesudah diberikan akupresure dan aromaterapi nilai Asymp.Sig.(2-tailed) < 0,001, nilai negative ranks menunjukkan adanya penurunan nilai dari pre test ke post test sehingga dapat disimpulkan “ada perubahan nilai PSQI setelah dilakukan terapi akupresure dan aromaterapi”.
 
Kata kunci: akupresure, aromaterapi, insomnia, menopause
 
Insomnia may increase with age and the presence of reproductive problems in women. The menopausal transition period in women experiencing insomnia disorder is then considered a hyperarousal disorder, in which several psychophysiological domains including the Autonomic Nervous System (ANS) are overactive, potentially contributing to an increased risk of cardiovascular disease (CV). Insomnia related to the menopausal transition is influenced by the related hormonal system, namely changes in the increase in follicle-stimulating hormone (FSH) and a decrease in estradiol which indicates the aging process in the reproductive system. Management in the form of aromatherapy and acupressure can release neurotransmitters and hormones that are the cause of increasing various complications of menopause in women. The purpose of giving acupressure and aromatherapy can increase productivity and improve sleep quality. The implementation of activities from May to July 2023 in the UPTD Puskesmas I area of West Denpasar. The results of the analysis of the Wilcoxon Test of PSQI score before after acupressure and aromatherapy are given Asymp.Sig value. (2-tailed) < 0.001, the negative ranks value indicates a decrease in value from pre test to post test so that it can be concluded "there is a change in PSQI value after acupressure and aromatherapy therapy".
 
Keywords: Acupressure, Aromatherapy, Menopause, Insomnia

Article Details

Section
Artikel