EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA KURANG GIZI DI DESA NGAMBARSARI WONOGIRI

Main Article Content

Ratna Indriati
Ditya Yankusuma Setiani

Abstract

Prevalensi Balita berat badan kurang di Indonesia 6,4% dan di Jawa Tengah adalah 8,5%. Balita kurang gizi akan bisa mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan   perkembangan. Untuk mengatasi kekurangan gizi yang terjadi salah satu program yang dijalankan oleh puskesmas adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan. Bahan makanan yang digunakan dalam PMT hendaknya bahan-bahan yang ada atau dapat dihasilkan setempat, sehingga kemungkinan kelestarian program lebih besar.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pemberian makanan tambahan terhadap peningkatan berat badan anak balita kurang gizi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Subjek Penelitian adalah 23 anak balita kurang gizi yang mendapatkan PMT, pengambilan sampel secara  total sampling. Hasil Penelitian menunjukkan 73,9% anak mengalami kenaikan berat badan setelah pemberian PMT dan 26,1% anak tidak mengalami kenaikan berat badan. Hasil analisis pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) terhadap peningkatan berat badan anak balita menggunakan Uji paired t-test diperoleh  p value sebesar 0,001 (< 0,05) sehingga diketahui adanya pengaruh pemberian makanan tambahan terhadap peningkatan berat badan balita kurang gizi. Kesimpulan penelitian adalah terdapat perbedaan yang signifikan pada berat badan anak sebelum dan sesudah diberikan makanan tambahan.


Kata kunci : balita, berat badan, pangan lokal, pemberian makanan tambahan


The prevalence of underweight toddlers in Indonesia is 6.4% and in Central Java is 8.5%. Malnourished toddlers can experience stunted growth and development.To address malnutrition, one program implemented by community health centers is the Recovery Supplemental Feeding Program (PMT).The food ingredients used in PMT should be locally available or locally produced, thus increasing the program's sustainability. The purpose of this study was to determine the effectiveness of supplementary feeding on weight gain in malnourished toddlers.This was a quantitative, quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design.The subjects were 23 malnourished toddlers receiving PMT, with total sampling used.The results of the study showed that 73.9% of children experienced weight gain after being given PMT and 26.1% of children did not experience weight gain. The results of the analysis of the effect of providing additional food (PMT) on weight gain in toddlers using the paired t-test obtained  p value of 0.001 (<0.05) so that it is known that there is an effect of providing additional food on increasing the weight of malnourished toddlers. The conclusion of the study was that there was a significant difference in children's weight before and after being given additional food.


Keywords : body weight, local food, supplemental feeding, toddlers

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan