EFEKTIFITAS TERAPI RENDAM KAKI MENGGUNAKAN AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN KEJADIAN INSOMNIA PADA LANSIA

Main Article Content

Budi Kristanto
Diyono
Muljadi Hartono

Abstract

Insomnia merupakan suatu keadaan ketidakmampuan mendapatkan tidur yang adekuat, baik kulitas maupun kuantitas. Merupakan gangguan tidur yang paling sering dialami oleh lansia.  Di dunia, angka prevalensi insomnia pada lansia diperkirakan sebesar 13-47% dengan proporsi sekitar 50-70% terjadi pada usia diatas 65 tahun. Kondisi insomnia yang tidak kunjung mendapatkan solusi dapat  menimbulkan berbagai dampak buruk antara lain stres, gangguan mood, alkohol dan substance abuse yang nantinya akan berujung pada penurunan kualitas hidup pada usia lanjut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas terapi rendam kaki menggunakan air hangat untuk menurunkan kejadian insomnia pada lansia. Jenis penelitian adalah analisis observasional dengan desain korelasi, untuk mengetahui pengaruh merendam kaki dengan air hangat terhadap insomnia pada lansia. Uji normalitas data menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk sedangkan analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Subyek penelitian adalah Lansia di Kelurahan Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo dengan sampel sebanyak 35 orang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan kejadian insomnia pada lansia sebelum tindakan merendam kaki dengan air hangat sebelum tidur mayoritas mengalami insomnia berat sejumlah 17 (48,57%) sedangkan 14 (40%) mengalami insomnia sedang dan 4 (11,43%) mengalami insomnia ringan. Kejadian insomnia pada lansia setelah intervensi seluruhnya sejumlah 35 (100%) responden dengan insomnia ringan. Hasil analisis data diperoleh nilai rerata skor insomnia sebelum intervensi adalah 12,11 (insomnia sedang), sedangkan setelah intervensi adalah 4,6 (insomnia ringan) dengan p = 0,001. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan secara statistik terapi rendam kaki dengan air hangat terhadap penurunan kejadian insomnia (p = 0,001).
 
Kata kunci: air hangat, insomnia, lansia
 
Insomnia is a state of inability to get adequate sleep, both quality and quantity. It is the most common sleep disorder experienced by the elderly. In the world, the prevalence of insomnia in the elderly is estimated at 13-47% with a proportion of around 50-70% occurring in people over 65 years of age. Insomnia conditions that do not get a solution can cause various adverse effects, including stress, mood disorders, alcohol and substance abuse which will lead to a decrease in the quality of life in the elderly. This study aims to determine the effectiveness of foot bath therapy using warm water to reduce the incidence of insomnia in the elderly. The method that the researcher will do is observational analysis with a correlation design, to determine the effect of soaking feet in warm water on insomnia in the elderly.  There are 35 elderly people in Mancasan Village, Baki District, Sukoharjo Regency. The normality test of the data used the Kolmogorov-Smirnov and Shapiro-Wilk tests while the data analysis used the Wilcoxon test. Result showed that the incidence of insomnia in the elderly before the act of soaking the feet with warm water before going to bed the majority experienced severe insomnia in the amount of 17 (48.57%) while 14 (40%) experienced moderate insomnia and 4 (11.43%) experienced mild insomnia. The incidence of insomnia in the elderly after the intervention were 35 (100%) respondents with mild insomnia. The results of data analysis showed that the mean score of insomnia before the intervention was 12.11 (moderate insomnia), while after the intervention was 4.6 (mild insomnia) with p = 0.001. The conclusion of the study is there was a statistically significant effect of foot bath therapy with warm water on the reduction in the incidence of insomnia (p = 0.001).
 
Keywords: elderly, insomnia, warm water
 
Korespondensi: Budi Kristanto, STIKES PANTI KOSALA, Jl. Raya Solo-Baki KM. 4. Gedangan, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Email : budikrist18@gmail.com, 085747790186.

Article Details

Section
KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan