HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN RESILIENSI PADA PENYINTAS COVID-19

Main Article Content

Ulfa Nur Rohmah
Tri Setyaningsih
Nia Rosliany
Gevi Melliya Sari

Abstract

Pandemi COVID-19 terjadi telah berlalu 2 tahun. Penyintas COVID-19 memiliki issu long covid yang berdampak pada self efficacy sebagai koping konstruktif yang menurun dan resiliensi selama pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Self Efficacy dengan resiliensi pada penyintas COVID-19. Sampel pada penelitian ini berjumlah 107 responden penyintas COVID-19 di wilayah DKI Jakarta dengan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan cross sectional. Variabel self efficacy diukur melalui General Self Efficacy (GSE) dan instrumen resiliensi menggunakan the Brief Resilience Scale (BRS). Uji statistik yang digunakan spearman’s rho dengan nilai signifikan p<0,05. Self efficacy berada di kategori tinggi (54,2%) dan resiliensi responden berada pada kategori tinggi (86%). Selanjutnya, adanya hubungan signifikan antara self efficacy dengan resiliensi pada penyintas COVID-19 (p= 0,023). Perlunya strategi berkelanjutan untuk mempertahankan self efficacy dan resiliensi pada penyintas COVID-19.
Kata kunci: COVID-19, penyintas, resiliensi, self efficacy
The COVID-19 pandemic has passed 2 years. COVID-19 survivors have covid problems that have an impact on self-efficacy as a declining constructive coping and resilience during the pandemic. This study aims to determine the relationship between Self Efficacy and resilience in COVID-19 survivors. The sample in this study found 107 respondents who survived COVID-19 in the DKI Jakarta area using purposive sampling technique. The method used is descriptive quantitative with a cross sectional approach. The self efficacy variable was measured through General Self Efficacy (GSE) and the resilience instrument used the Brief Resilience Scale (BRS). Statistical test used Spearman's rho with a significant value of p <0.05. Self-efficacy is in the high category (54.2%) and the resilience of respondents is in the high category (86%). Furthermore, there is a significant relationship between self-efficacy and resilience in COVID-19 survivors (p= 0.023). The need for sustainable strategies to maintain self-efficacy and resilience in COVID-19 survivors.
Keywords: COVID-19, ressilience, self efficacy, survivor

Article Details

Section
KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan