PENGARUH PEMBERIAN DISCHARGE PLANNING TERHADAP PENGETAHUAN MANAJEMEN PERAWATAN DIRI PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE

Main Article Content

Felicia Risca Ryandini
Karsanah Karsanah

Abstract

Latar Belakang: Congestive heart failure (CHF) adalah suatu masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat, baik dari segi morbiditas dan mortalitas di negara maju maupun negara berkembang. Pasien CHF sering kali dirawat atau mengalami kekambuhan yang kebanyakan dikarenakan tidak mematuhi terapi yang dianjurkan. Manajemen perawatan diri sangat membantu pasien CHF dengan cara merawat penyakitnya lebih baik. Pemberian METHOD discharge planning dari awal pasien masuk opname sampai pasien akan pulang atau rawat jalan sangat penting untuk mengedukasi pasien dan  keluarga. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh pemberian discharge planning terhadap pengetahuan manajemen perawatan diri pada pasien CHF. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan quasy eksperimental one-group pre-post test design. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 35 responden dengan menggunakan teknik sampling purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner manajemen perawatan diri.  Hasil penelitian diketahui berdasarkan uji Paired T Test didapatkan p-value 0,000 (p<0,05), artinya ada pengaruh pemberian discharge planning terhadap pengetahuan manajemen perawatan diri pada pasien CHF. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian discharge planning terhadap pengetahuan manajemen perawatan diri pada pasien CHF. Untuk penelitian selanjutnya pemberian METHOD discharge planning dapat dijadikan referensi untuk meningkatkan pengetahuan manajemen perawatan diri pada pasien CHF.
 
Kata kunci: Congestive Heart Failure, discharge planning, pengetahuan manajemen perawatan diri
 
Background: Congestive heart failure (CHF) is a public health problem that continues to increase in morbidity and mortality in both developed and developing countries. CHF patients are often treated or experience relapses, mostly due to non-compliance with recommended therapy. Self-care management helps CHF patients by taking better care of their disease and providing discharge planning from when the patient enters hospitalization until the patient is going home or outpatient. It is very important to educate patients and their families. This study aimed to analyse the effect of discharge planning on self-care management knowledge in CHF patients. This research is quantitative research with a quasi-experimental one-group pre-post-test design. The number of samples in this study was 35 respondents using a purposive sampling technique. The instrument used is the self-care management questionnaire. Based on the Paired T-Test, the p-value was 0.000 (p <0.05). This result means that there is an effect of giving discharge planning on knowledge of self-care management in CHF patients. There is an effect of discharge planning on self-care management knowledge in CHF patients. For further research, METHOD discharge planning can be used as a reference to increase self-care management knowledge in CHF patients.
 
Keywords: Congestive Heart Failure, discharge planning, self-care management

Article Details

Section
KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan