EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN HYPERTENSION SMART CARD DALAM MENDUKUNG SELF-MANAGEMENT PASIEN HIPERTENSI
Main Article Content
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama penyakit kardiovaskular, stroke, dan gagal ginjal. Rendah kemampuan pasien dalam melakukan self-managemant menjadi salah satu faktor yang menghambat keberhasilan pengendalian tekanan darah. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan self-managemant pasien hipertensi melalui edukasi dan pendampingan penggunaan Hypertension Smart Card. Kegiatan dilaksanakan pada bulan juni 2026 di Desa Watu Bonang, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, dengan melibatkan 30 pasien hipertensi berusisa ≥50 tahun. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif, diskusi, demontrasi, praktik penggunaan Hypertension Smart Card, serta pedampingan dalam pemantuan tekanan darah. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah kegiatan observasi kemampuan peserta dalam menggunakan media. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta berjenis kelamin Perempuan (70,0%) dengan rata-rata usia 64,00 ± 7,98 tahun. Setelah implementasi program, rerata tekanan darah sistolik menurun dari 157,50 ± 12,74 mmHg menjadi 133,07 ± 7,42 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik menurun dari 88,77 ± 7,56 mmHg menjadi 82,13 ± 3,53 mmHg. Peserta juga mampu menggunakan Hypertension Smart Card sebagai media pencatatan tekanan darah dan pengingat aktivitas self-management. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan menggunakan Hypertension Smart Card berpotensi meningkatkan kemampuan self-management serta mendukung pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi di masyarakat.
Kata kunci: edukasi; hipertensi; pendidikan keperawatan; smart card; self-manageman
Hypertension is one of the leading non-communicable diseases contributing to cardiovascular disease, stroke, and chronic kidney disease. Limited patient self-management remains a major challenge in achieving optimal blood pressure control. This community service program aimed to improve self-management among patients with hypertension through education and assistance in using the Hypertension Smart Card. The program was conducted in June 2026 in Watu Bonang Village, Tawangsari District, Sukoharjo Regency, Indonesia, involving 30 hypertensive patients aged 50 years and above. The intervention included interactive health education, group discussions, demonstrations, hands-on practice using the Hypertension Smart Card, and continuous assistance in blood pressure monitoring. Program evaluation was carried out by measuring blood pressure before and after the intervention and observing participants' ability to use the card. The participants were predominantly female (70.0%) with a mean age of 64.00 ± 7.98 years. Following the intervention, the mean systolic blood pressure decreased from 157.50 ± 12.74 mmHg to 133.07 ± 7.42 mmHg, while the mean diastolic blood pressure decreased from 88.77 ± 7.56 mmHg to 82.13 ± 3.53 mmHg. Participants were also able to use the Hypertension Smart Card effectively as a self-monitoring and educational tool. These findings indicate that education and assistance using the Hypertension Smart Card can enhance self-management practices and support better blood pressure control among patients with hypertension.
Keywords: education; hypertension; nursing education; self-management; smart card