EDUKASI PENANGANAN CEDERA PADA SITUASI PRA-RUMAH SAKIT DI SEKOLAH

Main Article Content

Warsini Warsini
Budi Kristanto
Diyono Diyono
Tunjung Sri Yulianti

Abstract

Cedera dapat terjadi dimana saja, tempat yang paling sering menyebabkan cedera pada anak adalah lingkungan sekolah, karena anak menghabiskan banyak waktunya di sekolah. Pemahaman siswa tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit masih menjadi masalah di sekolah karena sebagian besar siswa-siswi belum paham tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit. Pertolongan yang buruk sebelum pasien mendapatkan pertolongan di rumah sakit sampai saat ini masih menjadi masalah yang sulit dipecahkan karena siswa-siswi sering menyepelekan cedera yang dialami. Untuk itu perlu diberikan edukasi tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit. Kegiatan ini dilakukan di SMA Batik 1 Surakarta yang dihadiri oleh 63 siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi, dan tanya jawab. Sebelum dan setelah kegiatan tim pengabdi memberikan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi. Hasil analisis tingkat pengetahuan mayoritas dengan tingkat pengetahuan baik sebesar 71% dan meningkat menjadi 77%. Dapat disimpulkan bahwa setelah diberikan edukasi pengetahuan peserta tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit di sekolah meningkat.


Kata kunci: cedera, edukasi, luka, pra rumah sakit


Injuries can occur anywhere, the most common place causing injuries to children is the school environment, because children spend a lot of time at school. Students' understanding of pre-hospital injury management remains a problem in schools because most students do not understand how to handle injuries in pre-hospital situations. Poor care before patients receive help at the hospital remains a difficult problem to solve because students often underestimate the extent of injuries they experience. Therefore, it is necessary to provide education about pre-hospital injury management in schools. This community service activity aims to increase students' knowledge about pre-hospital injury management. This activity was carried out at SMA Batik 1 Surakarta and was attended by 63 students. The methods used in this activity were lectures, demonstrations, and questions and answers. Before and after the activity, the community service team administered questionnaires to measure the level of knowledge of participants before and after being given education. The results of the analysis of the level of knowledge of the majority with a good level of knowledge of 71% and increased to 77%. It can be concluded that after being given education, participants' knowledge about pre-hospital injury management in schools increased.


Keywords: education, injury, pre-hospital, wound

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Artikel