UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI MELAKUKAN SKRINING CALON PENGANTIN MELALUI PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU REMAJA

Main Article Content

Ni Nyoman Suindri
Ni Gusti Kompiang Seriasih
Listina Ade Widya Ningtyas
Ni Made Widhi Gunapria Darmapatni
Ni Wayan Suarniti

Abstract

Calon pengantin yang akan menikah adalah cikal bakal terbentuknya sebuah keluarga, sehingga sebelum menikah calon pengantin perlu mempersiapkan kondisi kesehatannya agar dapat menjalankan kehamilan sehat. Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi melakukan skrining calon pengantin melalui pemberdayaan kader posyandu remaja. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Peguyangan Kaja Wilayah Kerja Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara. Metode yang digunakan adalah edukasi dengan media Flipbook dan pendampingan. Sasaran adalah Kader posyandu remaja dan 50 orang remaja dengan usia minimal 19 tahun. Motivasi diukur menggunakan kuoesioner sebelum dan setelah edukasi. Hasil menunujukkan motivasi remaja peserta melakukan skrining calon pengantin sebelum edukasi terbanyak dalam kategori tinggi (44%) dan motivasi setelah di berikan edukasi dengan media flipbook sebagian besar motivasi sangat tinggi (72%). Kegiatan edukasi melalui pemberdayaan kader dengan media flipbook, efektif meningkatkan motivasi remaja melakukan skrining calon pengantin. Kader Posyandu remaja dan petugas Puskesmas agar melanjutkan kegiatan untuk memberikan edukasi kesehatan reproduksi calon pengantin kepada remaja dan memotivasi untuk melakukan skrining calon pengantin.


Kata kunci: flipbook; kader; motivasi; skrining calon pengantin


Prospective brides and grooms who are about to get married are the seeds of a family, so before getting married, they need to prepare their health conditions to be able to have a healthy pregnancy. The purpose of this community service is to determine the increase in motivation to screen prospective brides and grooms through the empowerment of adolescent posyandu cadres. The service activity was carried out in Peguyangan Kaja Village, the Working Area of Puskesmas III, North Denpasar District Health Office. The method used was education with Flipbook media and mentoring. The target was 5 adolescent posyandu cadres and 50 adolescents with a minimum age of 19 years. Motivation was measured using a questionnaire before and after education Motivation was measured using a questionnaire before and after the education. The results showed an increase in adolescent motivation in screening prospective brides and grooms. Motivation before the education was mostly in the high category (44%), and motivation after the education using flipbook media was mostly in the very high category (72%). Educational activities through empowering cadres with flipbook media effectively increase the motivation of teenagers to screen prospective brides and grooms Adolescent Posyandu cadres and Puskesmas officers should continue activities to provide reproductive health education to prospective brides and motivate them to screen prospective brides.


Keywords: cadre: flipbook: motivation; screening of prospective brides and grooms

Article Details

Section
Artikel