EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SERTA CEK KESEHATAN

Main Article Content

Rizki Aqsyari
Hendra Dwi Kurniawan
Risa Setia Ismandani
Yulia Leemanza
Rudy Suryo Handoyo

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan aspek penting dalam upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kasus penyakit tidak menular di Indonesia terus meningkat, dengan hipertensi mencapai 330 juta kasus dan kanker mencapai 300 juta kasus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga Desa Tempel Sukoharjo mengenai PHBS dan pemeriksaan kesehatan. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab yang dilaksanakan pada 03 Mei 2025 dan diikuti oleh 38 peserta. Materi edukasi mencakup indikator PHBS seperti cuci tangan, penggunaan jamban sehat, air bersih, aktivitas fisik, serta edukasi terkait pemeriksaan tekanan darah, gula darah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta terhadap PHBS sebesar 70,10 % sebelum diberikan edukasi dan 80,20 % setelah diberikan edukasi mengalami peningkatan pengetahuan mengenai PHBS dan cek kesehatan, serta munculnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit. Faktor pendorong keberhasilan kegiatan ini adalah relevansi topik dengan kondisi kesehatan masyarakat dan tingginya antusiasme warga. Masih ditemukan tantangan seperti rendahnya praktik PHBS pada indikator merokok. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif dan interaktif dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat serta mendorong perubahan perilaku yang lebih sehat dan berkelanjutan.


Kata kunci: cek kesehatan; edukasi kesehatan; perilaku sehat; PHBS


Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is a crucial aspect in disease prevention and improving the community's quality of life. Cases of non-communicable diseases in Indonesia continue to rise, with hypertension reaching 330 million cases and cancer reaching 300 million cases. This community service activity aims to increase the knowledge and awareness of residents of Tempel Village, Sukoharjo, regarding PHBS and health checks. The method used was a lecture and question-and-answer session, held on May 3, 2025, and attended by 38 participants. The educational material covered PHBS indicators such as handwashing, use of healthy latrines, clean water, physical activity, and education related to blood pressure and blood sugar checks. The results showed an increase in participants' knowledge of PHBS by 70.10% before the education session and 80.20% after the education session. The participants experienced an increase in knowledge about PHBS and health checks, as well as an increased awareness of the importance of early disease detection. The driving factors for the success of this activity were the relevance of the topic to public health conditions and the high enthusiasm of the residents. Challenges remained, such as low PHBS practice in the smoking indicator. This activity demonstrated that an educational and interactive approach can improve public health literacy and encourage healthier and more sustainable behavior changes.


Keywords: health check; health education; healthy behavior; PHBS

Article Details

Section
Artikel