EDUKASI DETEKSI FAKTOR RESIKO DAN TANDA GEJALA GANGGUAN JANTUNG

Main Article Content

Lilik Sriwiyati
Safaruddin Safaruddin
Tri Yahya Christina
I Putu Juni Andika
Sri Wianti
Monika Wulan Sapta

Abstract

Penyakit kardiovaskuler masih menjadi ancaman dunia dimana penyakit ini menjadi penyebab nomor satu kematian di dunia. Data dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta tahun 2024 menunjukkan bahwa angka kejadian penyakit jantung di Kota Surakarta cukup tinggi. Pemahaman masyarakat tentang faktor resiko gangguan jantung dan tanda gejala serangan penyakit jantung koroner sebelum masuk rumah sakit masih menjadi masalah di masyarakat karena sebagian besar masyarakat belum paham tentang faktor resiko serta tanda dan gejala gangguan jantung. Pertolongan yang buruk sebelum pasien mendapatkan pertolongan di rumah sakit sampai saat ini masih menjadi masalah yang sulit dipecahkan karena masyarakat sering menyepelekan tanda dan gejala yang muncul saat serangan. Untuk itu perlu diberikan edukasi tentang deteksi faktor resiko dan tanda gejala gangguan jantung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang faktor resiko dan tanda gejala gangguan jantung. Kegiatan ini dilakukan di RSUD Ir. Soekarno Kabupaten  Sukoharjo yang dihadiri oleh 32 pasien di poliklinik rawat jalan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan tanya jawab. Sebelum dan setelah kegiatan tim pengabdi memberikan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi. Hasil analisis tingkat pengetahuan peserta terjadi peningkatan persentase peserta dengan tingkat pengetahuan tinggi dari 37,5% menjadi 68,75%. Dapat disimpulkan bahwa setelah diberikan edukasi pengetahuan peserta tentang faktor resiko dan tanda gejala gangguan jantung meningkat.


Kata kunci: edukasi; faktor resiko; jantung; tanda dan gejala


Cardiovascular disease is still a global threat as it is the number one cause of death in the world. Data from the Surakarta City Health Office in 2024 shows that the incidence of heart disease in Surakarta City is quite high. Public understanding of risk factors for heart problems and signs and symptoms of coronary heart disease attacks before hospitalization is still a problem in the community because most people do not understand the risk factors and signs and symptoms of heart problems. Poor assistance before patients get help at the hospital is still a problem that is difficult to solve because people often underestimate the signs and symptoms that appear during an attack. For this reason, it is necessary to provide education about detecting risk factors and signs and symptoms of heart problems. This community service activity aims to increase community knowledge about risk factors and signs and symptoms of heart problems. This activity was carried out at RSUD Ir Soekarno Sukoharjo Regency which was attended by 32 patients in the outpatient clinic. The methods used in this activity were lectures and question and answer sessions. Before and after the activity, the service team distributed questionnaires to measure the participants' level of knowledge before and after the education session. The results of the analysis of participants' knowledge levels showed an increase in the percentage of participants with high knowledge levels from 37.5% to 68.75%. It can be concluded that after the education session, the participants' knowledge of risk factors and symptoms of heart disease increased.


Keywords: education; heart; risk factors; signs and symptoms

Article Details

Section
Artikel