Efektivitas Akupuntur Terhadap Anxiety Pada Pasien Insomnia: Meta-Analisis

Isi Artikel Utama

Ahmad Daffa' Aushof

Abstrak

Latar Belakang: Insomnia merupakan gangguan tidur yang umum terjadi dan sering disertai dengan gejala kecemasan (anxiety). Akupuntur telah banyak digunakan sebagai terapi komplementer untuk mengatasi insomnia dan gangguan psikologis yang menyertainya. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji efektivitas akupuntur terhadap kecemasan pada pasien insomnia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian metaanalisis yang dilakukan dengan menggunakan model PICO. Population= Dewasa dengan Insomnia. Intervention= Akupunktur. Comparison= Sham Acupuncture (Akupunktur Plasebo) atau Monoterapi Obat Tidur Konvensional. Outcome= Anxiety (Kecemasan). Pencarian literatur dilakukan pada database PubMed, Science Direct, dan Google Scholar dengan kata kunci: (“Acupuncture” AND “Anxiety” AND “Insomnia” AND “SAS(Self-Rating Anxiety Scale) “RCT(Randomized Controlled Trial)”. Analisis statistik dilakukan menggunakan RevMan 5.4. Hasil: Sebanyak 6 RCT dengan total 480 pasien yang digunakan untuk meta-analisis. Terapi akupuntur terhadap kecamasan (Anxiety) sebesar (MD = -12.47; 95% CI: -19.42 – -5.51; Z = 3.51; p = 0.0004). Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa akupuntur secara signifikan efektif dalam menurunkan skor SAS dibandingkan kelompok kontrol/ Kelompok Pembanding (Comparison). Saran: Akupunktur memiliki efektivitas yang signifikan terhadap penurunan skala kecemasan sehingga dapat dipertimbangkan penggunaannya dalam terapi komplementer gangguan tidur atau insomnia.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel