Edukasi Gizi Digital Berbasis Komunitas pada 1000 Hari Pertama Kehidupan: Systematic Review

Isi Artikel Utama

Siti Hardiyanti
Dwi Yuniar Ramadhani
Hermanto Wijaya
Mahmudin

Abstrak

Latar Belakang: Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan fase kritis yang menentukan kesehatan dan perkembangan anak jangka panjang. Keterbatasan metode penyuluhan konvensional memicu perlunya inovasi melalui integrasi teknologi kesehatan digital (mobile health/mHealth). Namun, intervensi digital membutuhkan modal sosial berupa dukungan komunitas agar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas, tantangan, dan integrasi edukasi gizi digital berbasis komunitas selama periode 1.000 HPK. Metode: Penelitian iniĀ  merupakan systematic review. Basis data yang digunakan dalam pencarian literatur adalah Sage Journal, Science Direct dan Proquest dengan jurnal yang terpublikasi dari tahun 2022-2026. Seleksi kriteria menggunakan panduan PRISMA. Hasil: Intervensi mHealth efektif meningkatkan kunjungan antenatal sebesar 19,35%, memperbaiki keragaman (MDD) dan penerimaan makanan minimum (MAD) anak, serta meningkatkan efikasi diri pengasuhan orang tua. Integrasi platform digital terbukti memperkuat pengetahuan, sikap, dan keterampilan praktis kader kesehatan dalam konseling gizi secara real-time. Meski demikian, tantangan teknis, rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur daerah terpencil, dan retensi pengguna masih menjadi hambatan utama. Saran: Pengembang teknologi dan pembuat kebijakan perlu merancang aplikasi gizi digital yang berpusat pada pengguna, minim kendala teknis, serta mengintegrasikan peran aktif ayah demi keberlanjutan program.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel